Morfologi Monosit dalam Darah
Monosit merupakan salah satu jenis sel darah putih terbesar yang ditemukan di dalam peredaran darah. Morfologi monosit dapat dikenali melalui pemeriksaan mikroskopis berdasarkan ukuran, bentuk inti sel, dan karakteristik sitoplasma. Keberadaan monosit yang normal sangat penting untuk menjaga keseimbangan respon imun tubuh.
Ciri-ciri Morfologi
Monosit memiliki ukuran yang relatif besar, yaitu sekitar 12-20 mikrometer. Inti selnya berbentuk oval atau menyerupai ginjal, dan sitoplasmanya tampak luas serta berwarna biru muda dengan sedikit granul halus. Ciri-ciri ini membedakan monosit dari jenis leukosit lainnya seperti neutrofil, eosinofil, dan basofil.
Identifikasi di Laboratorium
Identifikasi monosit biasanya dilakukan melalui pewarnaan Giemsa atau Wright stain pada preparat darah. Dengan teknik ini, petugas laboratorium dapat mengenali monosit berdasarkan ciri morfologinya dan membedakannya dari sel darah putih lainnya.
Signifikansi Klinis
Perubahan morfologi monosit, seperti adanya vakuola atau perubahan bentuk inti, dapat menunjukkan adanya infeksi, inflamasi, atau gangguan hematologis. Oleh karena itu, pemeriksaan morfologi monosit kerap menjadi bagian penting dalam evaluasi kesehatan pasien.