Jump to content

Leukosit dan Respons Inflamasi

From Wiki Berbudi

Leukosit merupakan komponen utama yang terlibat dalam proses inflamasi. Sel-sel ini bertugas mendeteksi dan merespons kerusakan jaringan atau infeksi yang terjadi di dalam tubuh. Respons inflamasi yang melibatkan leukosit sangat penting untuk mempercepat penyembuhan luka dan mencegah penyebaran patogen.

Mekanisme Leukosit dalam Inflamasi

Ketika terjadi cedera atau infeksi, leukosit seperti neutrofil dan monosit akan bermigrasi ke lokasi kerusakan melalui proses yang disebut kemotaksis. Setelah sampai di lokasi, mereka akan melakukan fagositosis terhadap patogen dan melepaskan mediator inflamasi seperti sitokin dan prostaglandin.

Peran Subtipe Leukosit dalam Inflamasi

Setiap subtipe leukosit memiliki peran berbeda dalam inflamasi. Eosinofil dan basofil berperan dalam inflamasi alergi, sedangkan neutrofil lebih dominan pada inflamasi akut. Limfosit berperan pada inflamasi kronis dan pengaturan respon imun.

Gangguan Inflamasi Berkaitan dengan Leukosit

Kelebihan atau kekurangan respons inflamasi yang melibatkan leukosit dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi, autoimun, atau penyakit inflamasi kronis seperti artritis reumatoid. Oleh karena itu, regulasi aktivitas leukosit sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.