Jump to content

Polutan Organik Persisten

From Wiki Berbudi

Polutan organik persisten (POPs) adalah senyawa organik yang sulit terurai di lingkungan dan dapat terakumulasi dalam rantai makanan. POPs sangat berbahaya karena sifatnya yang toksik dan daya tahan lama. Contoh POPs meliputi DDT, PCB, dan dioxin.

Sifat Polutan Organik Persisten

POPs sangat stabil terhadap proses alami seperti fotolisis dan biodegradasi, sehingga bertahan lama di lingkungan. Senyawa ini mudah menyebar melalui udara, air, dan organisme hidup.

Dampak Terhadap Kesehatan dan Lingkungan

POPs dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker, gangguan sistem imun, dan masalah reproduksi. Selain itu, POPs juga berdampak negatif pada populasi satwa liar dan ekosistem perairan.

Regulasi dan Pengendalian

Pengendalian POPs diatur dalam Konvensi Stockholm, yang bertujuan membatasi produksi dan penggunaan senyawa ini. Upaya pengelolaan limbah berbahaya sangat penting untuk mencegah penyebaran POPs.