Leptin dan Sindrom Metabolik
Sindrom metabolik adalah kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Leptin, sebagai hormon pengatur nafsu makan dan metabolisme, memiliki peran penting dalam perkembangan sindrom ini.
Peran Leptin dalam Sindrom Metabolik
Kadar leptin yang tinggi sering ditemukan pada individu dengan sindrom metabolik, namun biasanya disertai dengan resistensi leptin. Hal ini menyebabkan gangguan pada pengaturan nafsu makan dan penggunaan energi, yang memperburuk kondisi-kondisi seperti hipertensi, hiperglikemia, dan dislipidemia.
Mekanisme Patologis
Resistensi leptin menyebabkan gangguan pada sistem hormonal dan metabolik, yang pada akhirnya meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Selain itu, leptin juga berperan dalam proses peradangan yang berkontribusi pada perkembangan sindrom metabolik.
Pencegahan dan Penanganan
Mengontrol berat badan, meningkatkan aktivitas fisik, serta mengatur pola makan sehat merupakan strategi utama untuk menurunkan risiko sindrom metabolik yang berkaitan dengan leptin.