Alga merupakan kelompok organisme yang sangat beragam dan dikelompokkan berdasarkan berbagai karakteristik morfologi serta pigmen fotosintetik yang dimiliki. Klasifikasi alga sangat penting untuk memahami peran serta hubungan kekerabatan di antara berbagai kelompok alga. Sistem klasifikasi modern didasarkan pada ciri-ciri seperti warna pigmen, bentuk tubuh, dan tipe cadangan makanan.

Alga Hijau (Chlorophyta)

Alga hijau atau Chlorophyta merupakan kelompok alga yang paling mirip dengan tumbuhan darat karena mengandung pigmen klorofil a dan klorofil b. Mereka biasanya hidup di air tawar, meskipun beberapa spesies juga ditemukan di laut dan lingkungan lembap lainnya. Alga hijau memiliki peran penting sebagai produsen utama di lingkungan perairan tawar.

Alga Cokelat (Phaeophyta)

Alga cokelat atau Phaeophyta umumnya ditemukan di laut, terutama di daerah beriklim sedang hingga dingin. Ciri khasnya adalah pigmen fukoksantin yang memberikan warna cokelat. Contoh alga cokelat yang terkenal adalah Laminaria dan Sargassum.

Alga Merah (Rhodophyta)

Alga merah atau Rhodophyta umumnya hidup di laut, dengan pigmen dominan fikobilin yang memberikan warna merah. Alga merah banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan sumber agar-agar.