Gangguan pada Kelenjar Pituitari
Kelenjar pituitari rentan mengalami berbagai gangguan yang dapat berdampak pada produksi hormon. Gangguan tersebut bisa bersifat kekurangan (hipopituitarisme) atau kelebihan (hiperpituitarisme) hormon. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Hipopituitarisme
Hipopituitarisme merupakan kondisi saat kelenjar pituitari tidak mampu memproduksi satu atau lebih hormon secara memadai. Penyebabnya bisa karena tumor, infeksi, cedera kepala, atau kelainan bawaan. Gejalanya bervariasi tergantung hormon yang terkena.
Hiperpituitarisme
Hiperpituitarisme terjadi ketika kelenjar pituitari memproduksi hormon secara berlebihan. Salah satu penyebab umum adalah adenoma hipofisis, yaitu tumor jinak pada kelenjar pituitari. Kelebihan hormon dapat menyebabkan penyakit seperti akromegali, sindrom Cushing, atau hipertiroidisme.
Diagnosis dan Pengobatan
Diagnosis gangguan pituitari dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium, pencitraan otak (MRI atau CT scan), dan evaluasi klinis. Pengobatan dapat berupa terapi pengganti hormon, pembedahan, atau radioterapi tergantung tipe dan penyebab gangguan.