Arsen merupakan salah satu unsur logam berat yang sering ditemukan dalam air tanah, terutama di wilayah dengan kandungan mineral tertentu. Arsen memiliki simbol As dan nomor atom 33. Meskipun secara alami terdapat di kerak bumi, aktivitas manusia seperti pertambangan, penggunaan pestisida, dan peleburan logam meningkatkan risiko pencemaran arsen di lingkungan.

Sumber Pencemaran Arsen

Arsen lepas ke lingkungan melalui aktivitas pertambangan, peleburan bijih logam, dan penggunaan herbisida serta insektisida. Selain itu, beberapa daerah secara alami memiliki kandungan arsen tinggi di air tanah, seperti di Bangladesh dan India.

Dampak Paparan Arsen

Paparan arsen dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker kulit, kanker paru, dan gangguan fungsi hati. Gejala awal keracunan arsen biasanya berupa gangguan pencernaan, perubahan warna kulit, dan lesi pada tangan serta kaki.

Upaya Mitigasi dan Pengendalian

Pengelolaan air bersih, filtrasi, dan pemantauan kadar arsen di lingkungan menjadi langkah penting dalam meminimalisasi risiko kesehatan. Pemerintah dan organisasi internasional seperti WHO aktif memberikan pedoman batas aman arsen dalam air minum.