Limfosit sangat penting dalam mempertahankan kesehatan tubuh, tetapi gangguan pada fungsi atau jumlah limfosit dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Gangguan ini dapat bersifat bawaan maupun didapat akibat penyakit atau pengobatan tertentu. Pemeriksaan limfosit sering dilakukan untuk membantu diagnosis dan pemantauan penyakit.
Limfositopenia dan Limfositosis
Limfositopenia adalah kondisi di mana jumlah limfosit dalam darah berkurang, biasanya ditemukan pada pasien dengan HIV/AIDS, terapi imunosupresif, atau infeksi berat. Sebaliknya, limfositosis adalah peningkatan jumlah limfosit dan dapat terjadi pada infeksi virus atau leukemia tertentu.
Penyakit Autoimun dan Limfosit
Gangguan pada regulasi limfosit dapat menyebabkan penyakit autoimun, di mana sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri. Contohnya adalah lupus eritematosus sistemik dan artritis reumatoid.
Limfoma dan Leukemia Limfositik
Limfosit juga dapat menjadi ganas, menyebabkan limfoma atau leukemia limfositik. Kondisi ini memerlukan diagnosis dan penanganan khusus oleh tenaga medis.