Fitur duplikasi atau cloning memungkinkan sebuah sprite untuk membuat salinan dirinya sendiri saat program sedang berjalan. Fitur ini sangat berguna untuk membuat banyak objek yang memiliki perilaku serupa tanpa harus membuat banyak sprite secara manual.

Ada tiga blok utama dalam kategori Control yang digunakan untuk mengatur sistem kloning ini:

a. Buat Clone dari Diri Sendiri (create clone of [myself])

Blok ini berfungsi untuk memerintahkan sprite membuat salinan identik dari dirinya sendiri.

Cara Kerja: Ketika blok ini dijalankan, sebuah klon akan muncul tepat di posisi sprite asli berada.

Penggunaan: Biasanya diletakkan di dalam loop forever atau repeat untuk membuat banyak salinan secara berkelanjutan.

b. Ketika Aku Mulai Sebagai Clone (when I start as a clone)

Blok ini adalah sebuah hat block (blok awal) yang menentukan perilaku klon segera setelah ia diciptakan.

Cara Kerja: Kode yang dipasang di bawah blok ini hanya akan dijalankan oleh klon tersebut, bukan oleh sprite yang asli.

Contoh: Kamu bisa membuat klon bergerak ke arah acak, berubah warna, atau mengecil setelah muncul.

c. Hapus Clone Ini (delete this clone)

Blok ini digunakan untuk menghapus klon dari layar dan menghentikan semua skrip yang sedang dijalankannya.

Pentingnya: Scratch memiliki batasan jumlah klon (maksimal 300 klon dalam satu waktu). Jika klon tidak dihapus setelah tugasnya selesai, proyek bisa menjadi lambat atau berhenti membuat klon baru.

Contoh: Digunakan pada peluru yang sudah menyentuh pinggir layar atau musuh yang sudah kalah.

Keuntungan Menggunakan Duplikasi (Cloning)

Menggunakan fitur kloning memberikan beberapa keuntungan praktis dalam coding:

Efisiensi Kode: Tidak perlu membuat dan menyusun kode untuk puluhan sprite yang sama secara manual. Hemat Memori: Membantu proyek tetap ringan karena hanya menggunakan satu sprite induk untuk menghasilkan banyak objek. Dinamis: Memungkinkan jumlah objek di layar berubah secara otomatis sesuai dengan kondisi permainan.

Contoh Penggunaan Duplikasi

Berikut adalah beberapa skenario umum penggunaan kloning dalam proyek Scratch:

Efek Animasi Hujan: Menggunakan satu sprite tetesan air yang terus-menerus membuat klon untuk jatuh dari atas layar ke bawah.

Sistem Peluru dalam Game: Setiap kali pemain menekan tombol spasi, sprite senjata akan membuat klon peluru yang bergerak maju dan terhapus saat menyentuh tepi.

Gerombolan Musuh: Membuat musuh muncul secara acak dari berbagai sisi layar untuk menyerang pemain.

Efek Partikel: Membuat efek kembang api atau ledakan di mana satu titik pecah menjadi banyak klon kecil yang menyebar.