Mengenal Kode Blok Duplikasi (Koding Scratch Kelas 5)
Fitur duplikasi atau cloning memungkinkan sebuah sprite membuat salinan dirinya sendiri saat program sedang berjalan. Fitur ini sangat berguna untuk membuat banyak objek yang memiliki perilaku serupa tanpa harus membuat banyak sprite secara manual.

Ada tiga blok utama dalam kategori Control yang digunakan untuk mengatur sistem kloning ini:
a. Buat Clone dari Diri Sendiri (create clone of [myself])
Blok ini berfungsi untuk memerintahkan sprite membuat salinan identik dari dirinya sendiri.
Cara kerja: Ketika blok ini dijalankan, sebuah klon akan muncul tepat di posisi sprite asli berada.
Penggunaan: Biasanya diletakkan di dalam loop forever atau repeat untuk membuat banyak salinan secara berkelanjutan.
b. Ketika Aku Mulai Sebagai Clone (when I start as a clone)
Blok ini adalah hat block (blok awal) yang menentukan perilaku klon segera setelah diciptakan.
Cara kerja: Kode yang dipasang di bawah blok ini hanya akan dijalankan oleh klon tersebut, bukan oleh sprite asli.
Contoh: Klon dapat dibuat bergerak ke arah acak, berubah warna, atau mengecil setelah muncul.
c. Hapus Clone Ini (delete this clone)
Blok ini digunakan untuk menghapus klon dari layar dan menghentikan semua skrip yang sedang dijalankannya.
Penting: Scratch memiliki batasan jumlah klon, yaitu maksimal 300 klon dalam satu waktu. Jika klon tidak dihapus setelah tugasnya selesai, proyek dapat menjadi lambat atau tidak bisa membuat klon baru.
Contoh: Digunakan pada peluru yang telah menyentuh tepi layar atau musuh yang sudah dikalahkan.
Keuntungan Menggunakan Duplikasi (Cloning)
Menggunakan fitur kloning memberikan beberapa keuntungan praktis dalam pemrograman:
- Efisiensi kode: Tidak perlu membuat dan menyusun kode untuk banyak sprite yang sama secara manual.
- Hemat memori: Cukup menggunakan satu sprite induk untuk menghasilkan banyak objek.
- Dinamis: Jumlah objek di layar dapat berubah secara otomatis sesuai kondisi permainan.
Contoh Penggunaan Duplikasi
Beberapa skenario umum penggunaan kloning dalam proyek Scratch:
- Efek animasi hujan: Satu sprite tetesan air membuat klon yang terus-menerus jatuh dari atas ke bawah.
- Sistem peluru dalam game: Saat pemain menekan tombol spasi, sprite senjata membuat klon peluru yang bergerak maju dan terhapus ketika menyentuh tepi.
- Gerombolan musuh: Musuh muncul secara acak dari berbagai sisi layar untuk menyerang pemain.
- Efek partikel: Membuat efek kembang api atau ledakan, di mana satu titik pecah menjadi banyak klon kecil yang menyebar.