Ontogeni dan Metamorfosis

Revision as of 20:13, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Metamorfosis adalah salah satu bentuk ontogeni yang menarik, terutama pada kelompok hewan tertentu seperti serangga dan amfibi. Metamorfosis melibatkan perubahan bentuk tubuh secara drastis selama siklus hidup, mulai dari larva hingga dewasa. Proses ini menjadi fokus utama dalam zoologi dan ekologi perkembangan.

Jenis-jenis Metamorfosis

Terdapat dua jenis utama metamorfosis: metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis sempurna melibatkan tahap larva, pupa, dan dewasa, seperti pada kupu-kupu. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna terjadi tanpa tahap pupa, contohnya pada belalang.

Regulasi Hormonal dalam Metamorfosis

Metamorfosis dikendalikan oleh hormon, seperti hormon juvenil dan ekdison pada serangga. Perubahan kadar hormon ini mengatur pergantian tahap perkembangan, memastikan proses metamorfosis berjalan dengan tepat waktu.

Pentingnya Metamorfosis dalam Ekosistem

Metamorfosis memungkinkan spesies menempati relung ekologi yang berbeda sepanjang siklus hidupnya. Hal ini mengurangi persaingan antar tahap kehidupan dan meningkatkan peluang kelangsungan hidup spesies.