Komplikasi Obesitas

Revision as of 20:12, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Komplikasi obesitas dapat sangat beragam dan memengaruhi hampir seluruh sistem organ dalam tubuh. Selain meningkatkan risiko penyakit kronis, obesitas juga dapat mengurangi harapan hidup dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan obesitas sangat penting dilakukan sedini mungkin.

Komplikasi Metabolik

Obesitas meningkatkan risiko sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi seperti hipertensi, kadar gula darah tinggi, dan dislipidemia. Kondisi ini dapat berujung pada penyakit jantung dan stroke.

Komplikasi Mekanis

Lemak berlebih dapat menyebabkan gangguan pada sistem muskuloskeletal, seperti osteoartritis dan nyeri punggung. Selain itu, obesitas juga dapat menyebabkan sleep apnea akibat penumpukan lemak di leher.

Komplikasi Psikologis

Obesitas sering dikaitkan dengan masalah psikologis seperti depresi, rendah diri, dan gangguan makan. Diskriminasi sosial terhadap orang obesitas juga dapat memperburuk kondisi mental penderita.