Mikrofilamen dan Kontraksi Otot

Revision as of 20:03, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Kontraksi otot pada hewan terjadi berkat interaksi antara mikrofilamen aktin dan protein miosin di dalam serat otot. Mikrofilamen berperan penting dalam mekanisme kontraksi yang memungkinkan pergerakan tubuh dan berbagai fungsi vital lainnya.

Mekanisme Sliding Filament

Selama kontraksi otot, mikrofilamen aktin dan filamen tebal miosin saling bergeser satu sama lain. Proses ini dikenal sebagai sliding filament mechanism, di mana miosin "melangkah" sepanjang filamen aktin dengan menggunakan energi dari ATP.

Peran Kalsium dalam Kontraksi

Pelepasan ion kalsium ke dalam sitoplasma memicu interaksi antara aktin dan miosin, sehingga kontraksi dapat berlangsung. Ion kalsium mengikat troponin yang menyebabkan perubahan konformasi pada tropomiosin, membuka situs pengikatan pada aktin.

Implikasi Klinis

Gangguan pada mikrofilamen aktin atau protein terkait dapat menyebabkan kelainan otot, misalnya miopati atau distrofi otot.