Virus

Revisi sejak 25 Juli 2025 22.54 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Virus adalah agen infeksi mikroskopis yang tidak dapat berkembang biak sendiri di luar sel hidup. Virus hanya bisa memperbanyak diri dengan menginfeksi sel inang dan menggunakan sistem biologis sel tersebut untuk melakukan replikasi. Virus ditemukan di hampir semua ekosistem di Bumi dan merupakan bentuk kehidupan paling melimpah.

Sejarah Penemuan

Penemuan virus bermula pada akhir abad ke-19 ketika ilmuwan seperti Dmitri Ivanovsky dan Martinus Beijerinck menemukan substansi penyebab penyakit pada tanaman tembakau yang tidak bisa dilihat dengan mikroskop cahaya, namun dapat menyebabkan infeksi. Istilah "virus" pertama kali digunakan oleh Beijerinck untuk benda yang lebih kecil dari bakteri.

Struktur dan Komponen

Virus terdiri dari asam nukleat (DNA atau RNA) yang dibungkus oleh lapisan protein yang disebut kapsid. Beberapa virus juga memiliki selubung luar yang berasal dari membran sel inang. Struktur ini memungkinkan virus menempel dan memasuki sel targetnya.

Peranan Virus dalam Kehidupan

Virus dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia, hewan, tumbuhan, dan bahkan bakteri (yang disebut bakteriofag). Namun, beberapa virus juga bermanfaat dalam riset biologi molekuler, terapi gen, dan sebagai alat dalam rekayasa genetika.