Gas Rumah Kaca

Revisi sejak 25 Juli 2025 22.52 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Gas rumah kaca adalah kelompok gas di atmosfer yang mampu menyerap dan memancarkan radiasi inframerah, sehingga berperan penting dalam menjaga suhu bumi. Namun, peningkatan konsentrasi gas-gas ini akibat aktivitas manusia menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim.

Jenis Gas Rumah Kaca

Jenis utama gas rumah kaca meliputi karbon dioksida, metana, nitrous oksida, uap air, dan klorofluorokarbon (CFC). Karbon dioksida dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, sedangkan metana berasal dari peternakan dan pembuangan limbah.

Sumber Emisi Gas Rumah Kaca

Sumber utama emisi gas rumah kaca adalah sektor energi, transportasi, industri, pertanian, dan deforestasi. Penggunaan pupuk kimia dan pembuangan sampah organik juga meningkatkan pelepasan metana dan nitrous oksida.

Dampak Peningkatan Gas Rumah Kaca

Kenaikan konsentrasi gas rumah kaca memperkuat efek rumah kaca, sehingga suhu bumi meningkat. Akibatnya, terjadi gangguan pada sistem iklim, kenaikan permukaan laut, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati.