Jump to content

Whitebox dalam Pengujian Perangkat Lunak

From Wiki Berbudi

Whitebox adalah salah satu metode pengujian perangkat lunak yang memungkinkan penguji untuk mengetahui struktur internal dan logika dari perangkat lunak yang diuji. Berbeda dengan blackbox, whitebox memberikan akses penuh kepada penguji untuk melihat kode sumber dan memahami proses yang terjadi di balik layar. Teknik ini sering disebut juga sebagai pengujian berbasis kode (code-based testing). Dengan pendekatan ini, penguji dapat mengidentifikasi jalur kode yang belum diuji atau menemukan bug tersembunyi di dalam aplikasi.

Prinsip Whitebox

Pengujian whitebox didasarkan pada prinsip analisis flow dan logika program. Penguji harus memiliki pengetahuan mendalam tentang bahasa pemrograman, struktur data, dan algoritma yang digunakan dalam perangkat lunak tersebut. Hal ini memungkinkan deteksi kesalahan logika, cacat desain, dan potensi kelemahan keamanan yang tidak dapat ditemukan oleh pengujian blackbox.

Teknik dalam Whitebox

Beberapa teknik yang digunakan dalam whitebox antara lain statement coverage, branch coverage, dan path coverage. Penguji akan membuat skenario uji untuk memastikan setiap bagian kode telah dieksekusi. Dengan menerapkan teknik-teknik ini, tingkat jaminan kualitas perangkat lunak dapat meningkat secara signifikan.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan utama dari metode whitebox adalah kemampuannya dalam mengidentifikasi bug pada tingkat kode dan memastikan semua jalur logika telah diuji. Namun, kekurangannya adalah memerlukan waktu dan keahlian tinggi serta tidak dapat digunakan pada perangkat lunak tanpa akses kode sumber.