Lompat ke isi

Teori Belajar Behaviorisme

Dari Wiki Berbudi

Teori belajar behaviorisme merupakan salah satu pendekatan dalam psikologi pendidikan yang menekankan pada perilaku yang dapat diamati. Teori ini beranggapan bahwa belajar adalah perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil dari interaksi individu dengan lingkungan melalui proses stimulus dan respons. Tokoh utama dalam teori ini adalah B.F. Skinner, John B. Watson, dan Ivan Pavlov.

Konsep Utama

Behaviorisme menitikberatkan pada pengaruh lingkungan dalam proses belajar. Stimulus yang diberikan kepada peserta didik akan menghasilkan respons tertentu, dan jika respons tersebut diperkuat dengan penguatan (reinforcement), maka perilaku yang diinginkan akan semakin sering muncul. Pengulangan dan penguatan merupakan kunci dalam pembentukan perilaku baru.

Tokoh-Tokoh Behaviorisme

Ivan Pavlov terkenal dengan eksperimen Pavlov's dog yang menunjukkan proses kondisioning klasik. John B. Watson dianggap sebagai bapak behaviorisme modern, sedangkan B.F. Skinner mengembangkan teori kondisioning operan yang lebih lanjut menekankan peran reinforcement.

Implikasi dalam Pendidikan

Dalam dunia pendidikan, penerapan teori behaviorisme tampak pada penggunaan sistem hadiah dan hukuman. Pendekatan ini sering digunakan dalam pengelolaan kelas, pelatihan keterampilan, dan pembelajaran hafalan. Guru berperan sebagai pengatur stimulus untuk memunculkan respons belajar yang diharapkan.