Teknologi nuklir memiliki kontribusi besar di bidang kedokteran, terutama dalam diagnosis dan pengobatan berbagai penyakit. Penggunaan radioisotop dan radiasi telah meningkatkan kemampuan deteksi dini dan terapi sejumlah kondisi medis.

Diagnostik Nuklir

Kedokteran nuklir memanfaatkan radioisotop sebagai tracer untuk memetakan organ atau jaringan tertentu dalam tubuh melalui teknik seperti PET scan dan SPECT. Prosedur ini memungkinkan identifikasi dini penyakit seperti kanker dan gangguan jantung.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi digunakan untuk mengobati kanker dengan menargetkan sel-sel abnormal menggunakan dosis radiasi yang terkontrol. Radioisotop juga digunakan dalam terapi internal, seperti brachytherapy.

Keamanan dan Regulasi

Penggunaan teknologi nuklir di bidang medis diawasi ketat untuk memastikan keselamatan pasien dan tenaga medis, serta mencegah risiko radiasi yang tidak diinginkan. Standar internasional dan regulasi nasional diterapkan di seluruh fasilitas medis yang menggunakan teknologi ini.