Supernova telah diamati dan dicatat oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Fenomena ini seringkali dianggap sebagai peristiwa langit yang luar biasa dan kadang-kadang dihubungkan dengan mitos atau pertanda oleh berbagai peradaban kuno. Pencatatan supernova memberikan kontribusi penting bagi perkembangan astronomi modern.

Catatan Kuno Supernova

Salah satu catatan supernova tertua berasal dari Tionghoa kuno yang mengamati supernova pada tahun 1054, yang kini dikenal sebagai Nebula Kepiting. Catatan lainnya ditemukan di Jepang, Timur Tengah, dan Eropa, yang menunjukkan perhatian besar terhadap fenomena langit ini.

Peran dalam Perkembangan Teori Astronomi

Observasi supernova menantang pandangan geosentris kuno yang menyatakan bahwa langit tidak berubah. Kemunculan supernova membuktikan bahwa perubahan dapat terjadi pada bintang-bintang, sehingga membuka jalan bagi perkembangan teori heliosentrisme dan model evolusi bintang.

Pengaruh pada Ilmu Pengetahuan Modern

Penelitian tentang supernova telah membantu ilmuwan memahami proses pembentukan unsur-unsur kimia dan asal usul materi di alam semesta. Data dari pengamatan supernova juga digunakan untuk mengukur jarak kosmik dan menentukan laju ekspansi alam semesta.