Perairan tawar dan laut merupakan habitat yang sangat rentan terhadap invasi spesies asing. Spesies invasif di perairan dapat masuk melalui berbagai jalur, seperti ballast kapal, perdagangan ikan hias, atau pelepasan hewan peliharaan ke alam liar.

Contoh Spesies Invasif di Perairan

Beberapa contoh spesies invasif di perairan antara lain ikan lele asal Afrika, ikan sapu-sapu, kerang zebra, dan eceng gondok. Organisme-organisme ini dapat berkembang biak dengan cepat dan mengganggu populasi asli serta kualitas air.

Dampak pada Ekosistem Perairan

Spesies invasif dapat menyebabkan penurunan kualitas air, menurunkan populasi ikan lokal, dan merusak habitat penting seperti terumbu karang dan mangrove. Invasi juga dapat mengganggu rantai makanan dan fungsi ekosistem secara keseluruhan.

Upaya Pengelolaan

Pengelolaan spesies invasif di perairan memerlukan pendekatan terpadu, termasuk pengawasan lalu lintas kapal, edukasi masyarakat, dan program rehabilitasi habitat. Penelitian dan monitoring secara berkala juga sangat penting untuk mendeteksi dan menanggulangi invasi sejak dini.