Sitoskeleton dan Penyakit
Sitoskeleton memiliki peran sentral dalam menjaga fungsi dan integritas sel, sehingga gangguan pada komponennya dapat menyebabkan berbagai penyakit. Penyakit yang terkait dengan sitoskeleton dapat melibatkan mutasi gen, kelainan protein, maupun gangguan regulasi dinamikanya. Pemahaman tentang hubungan antara sitoskeleton dan penyakit penting untuk pengembangan diagnosis serta terapi medis.
Penyakit Neurodegeneratif
Beberapa penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer, Parkinson, dan Huntington, berkaitan dengan agregasi atau disfungsi protein sitoskeleton, khususnya pada neuron. Gangguan transportasi axonal akibat kerusakan mikrotubulus dapat menyebabkan degenerasi saraf.
Kanker dan Metastasis
Perubahan pada dinamika sitoskeleton berperan dalam migrasi dan invasi sel kanker. Mutasi pada protein pengatur sitoskeleton dapat meningkatkan kemampuan sel kanker untuk bermigrasi dan menyebar ke jaringan lain (metastasis).
Kelainan Otot dan Penyakit Lain
Penyakit seperti distrofi otot terjadi akibat kelainan filamen intermediat atau protein terkait. Selain itu, kelainan pada filamen aktin juga dapat memicu masalah pada pembelahan sel dan pertumbuhan jaringan. Studi tentang sitoskeleton menjadi kunci dalam memahami dan mengobati berbagai penyakit kompleks.