Sistem Kekerabatan Sunda
Sistem kekerabatan Sunda merupakan pola hubungan sosial yang dijalankan oleh masyarakat di Tatar Sunda. Sistem ini sangat mempengaruhi interaksi, perilaku, dan struktur kehidupan keluarga di kalangan orang Sunda.
Struktur Keluarga
Masyarakat Sunda umumnya menganut pola keluarga inti, yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Namun, hubungan dengan keluarga besar tetap dijaga erat, terutama dalam hal gotong royong, arisan, dan acara keluarga.
Istilah Kekerabatan
Dalam bahasa Sunda, terdapat banyak istilah khusus untuk menyebut anggota keluarga, seperti aki (kakek), nini (nenek), emak (ibu), bapa (ayah), dan dulur (saudara). Setiap istilah memiliki nuansa kedekatan, penghormatan, dan keakraban yang khas.
Nilai dalam Kekerabatan
Sistem kekerabatan Sunda menekankan pada nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh, yaitu saling mencintai, saling mengajari, dan saling mengasuh. Nilai-nilai tersebut membentuk karakter masyarakat Sunda yang ramah, gotong royong, dan penuh toleransi.