Sintesis dan Sekresi Hormon Tiroksin
Hormon tiroksin merupakan produk utama dari aktivitas biosintesis di kelenjar tiroid. Proses pembentukannya melibatkan beberapa tahapan biokimia yang kompleks dan memerlukan kehadiran yodium sebagai komponen utama.
Proses Sintesis
Sintesis tiroksin dimulai dengan penyerapan yodium oleh sel-sel folikel tiroid. Yodium kemudian dioksidasi dan dikombinasikan dengan asam amino tirosin yang terdapat pada tiroglobulin. Reaksi ini berlangsung di dalam lumen folikel dan dikatalisasi oleh enzim tiroperoksidase.
Pelepasan ke Sirkulasi
Setelah terbentuk, tiroksin tetap terikat pada tiroglobulin hingga diperlukan oleh tubuh. Ketika ada rangsangan dari TSH (Thyroid Stimulating Hormone), tiroksin dilepaskan ke dalam peredaran darah dalam bentuk bebas maupun terikat pada protein plasma.
Regulasi Sekresi
Sekresi hormon tiroksin diatur melalui sistem umpan balik negatif yang melibatkan hipotalamus dan kelenjar pituitari. Jika kadar tiroksin dalam darah menurun, hipotalamus akan mensekresikan TRH yang merangsang pituitari untuk menghasilkan TSH.