Jump to content

Siklus Hidup Amfibi

From Wiki Berbudi

Siklus hidup amfibi merupakan salah satu yang paling menarik di antara hewan vertebrata. Amfibi umumnya mengalami proses metamorfosis, yaitu perubahan bentuk tubuh dari satu tahap ke tahap lain dalam siklus hidupnya. Proses ini memungkinkan amfibi beradaptasi dengan dua lingkungan yang berbeda, yaitu air dan darat.

Telur dan Larva

Sebagian besar amfibi bertelur di air, dan telur-telur tersebut menetas menjadi larva yang dikenal sebagai berudu (pada katak dan kodok). Larva ini biasanya memiliki insang untuk bernafas di air dan memakan plankton atau organisme kecil lainnya.

Metamorfosis

Selama pertumbuhan, larva mengalami metamorfosis menjadi bentuk dewasa. Pada katak, berudu kehilangan ekor dan mengembangkan kaki, serta sistem pernapasan berubah dari insang menjadi paru-paru dan kulit. Proses metamorfosis ini sangat penting untuk kelangsungan hidup amfibi di habitat darat.

Adaptasi Kehidupan Dewasa

Setelah dewasa, amfibi dapat hidup di darat, meskipun sebagian besar spesies tetap membutuhkan lingkungan yang lembab atau akses ke air untuk berkembang biak. Adaptasi ini memungkinkan mereka untuk mengeksploitasi berbagai habitat dan sumber makanan.