Jump to content

Sejarah Pengembangan Baterai Lithium-ion

From Wiki Berbudi

Baterai lithium-ion merupakan salah satu terobosan terpenting dalam sejarah penyimpanan energi. Pengembangan teknologi ini melibatkan berbagai peneliti dari seluruh dunia, dengan perjalanan panjang sejak penemuan awal hingga komersialisasi massal. Sejarah baterai lithium-ion memperlihatkan evolusi teknologi dari baterai konvensional menuju sistem penyimpanan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Penelitian Awal

Pada 1970-an, penelitian awal tentang penggunaan lithium sebagai bahan utama baterai dilakukan oleh Stanley Whittingham. Penelitian ini melahirkan baterai lithium pertama, meskipun masih menghadapi masalah keamanan dan umur pakai.

Kontribusi Tokoh Penting

John B. Goodenough berhasil meningkatkan tegangan sel dengan mengembangkan katoda berbasis oksida logam. Sementara itu, Akira Yoshino memperkenalkan penggunaan karbon sebagai anoda, yang membuat baterai lebih stabil dan aman. Kontribusi mereka mendapat pengakuan dunia dengan penghargaan Nobel Kimia pada tahun 2019.

Komersialisasi dan Perkembangan Modern

Pada tahun 1991, Sony merilis baterai lithium-ion komersial pertama, membuka jalan bagi adopsi luas di berbagai perangkat elektronik. Sejak saat itu, inovasi terus berkembang dengan peningkatan kapasitas, keamanan, dan penurunan biaya produksi.