Jump to content

Sejarah Penemuan dan Studi tentang Makrofag

From Wiki Berbudi

Makrofag telah menjadi subjek penelitian sejak akhir abad ke-19 dan dianggap sebagai salah satu penemuan besar dalam bidang biologi sel dan imunologi. Studi tentang makrofag telah memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme pertahanan tubuh dan patogenesis berbagai penyakit.

Penemuan oleh Elie Metchnikoff

Makrofag pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Rusia, Elie Metchnikoff, yang menerima Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1908 atas penemuannya tentang fagositosis. Ia mengamati bahwa sel-sel tertentu dapat menelan dan menghancurkan bakteri, yang kemudian dinamakan makrofag.

Perkembangan Studi Makrofag

Seiring berkembangnya teknologi, penelitian tentang makrofag semakin maju, termasuk pemahaman tentang diferensiasi, fungsi, dan interaksi makrofag dengan sel lain dalam sistem imun. Penemuan ini sangat penting dalam pengembangan vaksin dan terapi penyakit menular.

Makrofag di Era Modern

Saat ini, makrofag menjadi fokus riset dalam bidang bioteknologi dan pengembangan terapi inovatif, termasuk terapi sel dan imunoterapi untuk penyakit kanker dan autoimun.