Sejarah Penemuan Logam Tanah Jarang
Sejarah penemuan logam tanah jarang dimulai sejak akhir abad ke-18 dan berlangsung selama lebih dari satu abad. Unsur-unsur ini awalnya ditemukan dalam bentuk senyawa di mineral langka yang kemudian diidentifikasi satu per satu berkat perkembangan ilmu kimia.
Penemuan Awal
Unsur logam tanah jarang pertama yang ditemukan adalah yttrium, yang diidentifikasi oleh Johan Gadolin pada tahun 1794 dari mineral yang ditemukan di Ytterby, Swedia. Penemuan ini diikuti dengan isolasi unsur lain seperti cerium dan lanthanum.
Perkembangan Selanjutnya
Sepanjang abad ke-19, banyak kimiawan Eropa yang berlomba-lomba mengidentifikasi unsur baru dari campuran mineral. Karena sifat kimia yang serupa, proses isolasi berlangsung sangat lambat dan sering terjadi kekeliruan dalam penamaan unsur.
Kontribusi terhadap Ilmu Kimia
Penemuan logam tanah jarang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan tabel periodik dan pemahaman mengenai struktur atom. Penelitian lebih lanjut juga menginspirasi pengembangan metode pemisahan kimia yang lebih efisien.