Jump to content

Sejarah Penemuan Kretinisme

From Wiki Berbudi

Kretinisme telah dikenal sejak zaman kuno sebagai penyakit yang menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kecerdasan. Istilah "kretinisme" berasal dari bahasa Prancis, "crétin", yang berarti orang bodoh, yang dulu digunakan untuk menyebut penderita penyakit ini di daerah Pegunungan Alpen.

Awal Penemuan

Pada abad ke-18, para ilmuwan mulai mengamati hubungan antara kelenjar tiroid yang membesar (gondok) dan kretinisme. Penelitian di Swiss dan Austria menunjukkan banyak kasus kretinisme di daerah pegunungan yang kekurangan yodium.

Penelitian Modern

Perkembangan ilmu endokrinologi pada abad ke-19 dan 20 semakin memperjelas peran hormon tiroid dalam tumbuh kembang manusia. Penemuan bahwa yodium dapat mencegah kretinisme menjadi tonggak penting dalam sejarah kesehatan masyarakat.

Upaya Pencegahan

Fortifikasi garam dengan yodium mulai dilakukan pada awal abad ke-20 dan berhasil menurunkan angka kejadian kretinisme secara signifikan di berbagai belahan dunia.