Sejarah Penemuan Glukagon
Glukagon pertama kali ditemukan pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari penelitian mengenai pankreas dan pengaturan glukosa darah. Hormon ini telah menjadi fokus penting dalam studi endokrinologi dan metabolisme sejak saat itu.
Penemuan Awal
Glukagon diidentifikasi pada tahun 1923 oleh Kimball dan Murlin, yang menemukan adanya zat pada ekstrak pankreas yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Penemuan ini melengkapi pemahaman tentang hormon insulin yang sebelumnya sudah ditemukan.
Perkembangan Penelitian
Seiring waktu, studi tentang glukagon semakin berkembang, termasuk pemahaman tentang struktur kimia, mekanisme kerja, dan peran fisiologisnya dalam tubuh. Penelitian-penelitian ini menjadi dasar pengembangan terapi medis untuk berbagai kelainan metabolik.
Pengaruh pada Ilmu Kesehatan
Penemuan glukagon membawa perubahan besar dalam pendekatan penanganan diabetes melitus dan hipoglikemia, serta membuka jalan bagi riset hormon-hormon lain yang berperan dalam metabolisme tubuh.