Sejarah Penemuan Benua Amerika
Benua Amerika awalnya dihuni oleh berbagai suku asli sebelum kedatangan bangsa Eropa. Penemuan kembali Amerika oleh bangsa Eropa menandai awal perubahan besar di benua tersebut. Proses penemuan ini mempengaruhi sejarah dunia, terutama dalam hal kolonisasi dan pertukaran budaya.
Kedatangan Bangsa Eropa
Pada tahun 1492, Christopher Columbus melakukan pelayaran dan mendarat di wilayah yang kini dikenal sebagai Amerika. Ekspedisi ini kemudian diikuti oleh penjelajah lain seperti Hernán Cortés dan Francisco Pizarro, yang membawa bangsa Spanyol dan Portugis ke benua baru tersebut.
Dampak Penemuan Amerika
Penemuan Amerika membuka era kolonisasi besar-besaran oleh negara-negara Eropa. Banyak suku asli yang menghadapi penindasan, penyakit, dan perubahan sosial akibat kedatangan bangsa asing. Pertukaran tanaman, hewan, dan budaya antara Eropa dan Amerika dikenal sebagai Pertukaran Kolumbus.
Pengaruh Terhadap Sejarah Dunia
Penemuan benua Amerika memperluas cakrawala perdagangan dan pengetahuan dunia. Negara-negara baru bermunculan di benua ini, yang kemudian memainkan peran penting dalam sejarah dunia modern.