Sejarah Penelitian Sinar Alfa
Sejarah penelitian sinar alfa dimulai sejak ditemukannya radioaktivitas pada akhir abad ke-19. Penelitian ini telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu fisika dan kimia modern, khususnya dalam memahami struktur atom dan reaksi nuklir.
Awal Penelitian Radioaktivitas
Penelitian tentang radioaktivitas bermula dari penemuan Henri Becquerel dan dilanjutkan oleh Marie Curie. Namun, pengelompokan jenis radiasi baru dilakukan oleh Ernest Rutherford yang mengidentifikasi sinar alfa, beta, dan gamma.
Eksperimen Penting
Salah satu eksperimen terpenting adalah eksperimen hamburan Rutherford, di mana sinar alfa digunakan untuk menembaki lembaran tipis emas. Hasilnya membuktikan adanya inti atom, yang kemudian menjadi dasar bagi model atom Rutherford.
Perkembangan Teknologi Nuklir
Penelitian sinar alfa terus berkembang hingga saat ini, terutama dalam bidang teknologi nuklir, pemanfaatan medis, dan pengembangan detektor radiasi. Pengetahuan tentang sinar alfa juga berperan dalam penanganan limbah radioaktif dan perlindungan radiasi.