Fenomena El Nino telah dikenal sejak ratusan tahun lalu oleh para nelayan di pesisir barat Amerika Selatan. Nama 'El Nino' sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti 'Anak Laki-laki', merujuk pada kemunculannya yang sering terjadi sekitar Natal. Catatan sejarah membuktikan bahwa El Nino telah beberapa kali menyebabkan perubahan besar dalam pola cuaca dunia.

Awal Penemuan

Pada akhir abad ke-19, para ilmuwan mulai mencatat adanya perubahan suhu laut dan pola angin di Samudra Pasifik. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa fenomena ini ternyata memiliki siklus yang berulang.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Seiring berkembangnya ilmu meteorologi dan oseanografi, El Nino mulai dipahami secara ilmiah. Para pakar mengidentifikasi keterkaitan antara El Nino dan gangguan cuaca ekstrem di berbagai negara.

El Nino dalam Catatan Modern

Beberapa peristiwa El Nino besar yang tercatat dalam sejarah antara lain terjadi pada tahun 1982-1983, 1997-1998, dan 2015-2016. Setiap peristiwa tersebut membawa dampak besar terhadap iklim global, mengingatkan pentingnya pemantauan dan prediksi fenomena ini.