Jump to content

Sejarah Bursa Efek Indonesia

From Wiki Berbudi

Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan lembaga yang berperan penting dalam mengatur perdagangan efek di Indonesia. Sejarah bursa efek di tanah air bermula sejak zaman penjajahan Belanda dan telah mengalami beberapa kali perubahan serta perkembangan seiring perkembangan ekonomi nasional.

Awal Berdirinya Bursa Efek di Indonesia

Bursa efek pertama di Indonesia didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1912 oleh pemerintah Hindia Belanda. Namun, aktivitas perdagangan di bursa ini sering terhenti akibat berbagai kondisi, termasuk krisis ekonomi dan perang dunia.

Reaktivasi dan Perkembangan Modern

Pada tahun 1977, bursa efek di Indonesia diaktifkan kembali dengan nama Bursa Efek Jakarta (BEJ). Seiring berkembangnya pasar modal, lahirlah Bursa Efek Surabaya (BES) pada tahun 1989. Kedua bursa ini kemudian digabungkan pada tahun 2007 menjadi Bursa Efek Indonesia.

Peran BEI dalam Ekonomi Nasional

BEI kini menjadi pusat perdagangan saham dan obligasi di Indonesia. Dengan sistem perdagangan yang modern dan transparan, BEI mendorong pertumbuhan investasi dan mendukung pembangunan ekonomi nasional. Keberadaan BEI juga memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk berinvestasi dan ikut serta dalam pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Indonesia.