Samudra Atlantik
Samudra Atlantik adalah samudra terbesar kedua di dunia setelah Samudra Pasifik. Samudra ini menghubungkan benua Amerika di barat dengan Eropa dan Afrika di timur, dan memiliki peran penting dalam sejarah penjelajahan laut serta perkembangan perdagangan internasional. Nama "Atlantik" diambil dari mitologi Yunani yang berarti "Laut Atlas".
Ciri-ciri Geografis
Samudra Atlantik membentang dari Laut Arktik di utara hingga Samudra Selatan di selatan. Samudra ini memiliki banyak teluk, laut tepi, dan pulau, termasuk Kepulauan Karibia dan Kepulauan Canary.
Arus Laut dan Iklim
Samudra Atlantik dikenal dengan Arus Teluk (Gulf Stream), salah satu arus laut terkuat yang memengaruhi iklim di Eropa dan Amerika Utara. Arus ini membawa air hangat dari Gulf of Mexico ke pantai barat Eropa.
Kontribusi Ekonomi dan Sejarah
Samudra Atlantik telah menjadi jalur utama perdagangan dunia dan penjelajahan sejak abad ke-15. Banyak pelayaran bersejarah, seperti penemuan benua Amerika oleh Christopher Columbus, berlangsung di samudra ini. Hingga kini, Atlantik tetap penting bagi industri pelayaran, perikanan, dan eksplorasi sumber daya alam.