Risiko dalam Proyek
Setiap proyek pasti mengandung risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan. Risiko dalam proyek harus diidentifikasi dan dikelola dengan baik agar dampaknya dapat diminimalisasi.
Identifikasi Risiko
Proses identifikasi risiko melibatkan penelusuran terhadap kemungkinan ancaman atau hambatan yang dapat mengganggu jalannya proyek. Risiko dapat berasal dari faktor internal maupun eksternal, seperti keterlambatan pengiriman, perubahan regulasi, atau bencana alam.
Analisis Risiko
Setelah risiko diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah melakukan analisis risiko untuk menilai kemungkinan terjadinya dan dampaknya terhadap proyek. Analisis ini membantu dalam penentuan prioritas risiko mana yang harus segera diatasi.
Strategi Mitigasi Risiko
Tindakan mitigasi diperlukan untuk mencegah atau mengurangi dampak risiko. Beberapa strategi mitigasi meliputi asuransi proyek, perencanaan kontinjensi, dan diversifikasi sumber daya. Pengelolaan risiko yang baik dapat meningkatkan peluang keberhasilan proyek.