Jump to content

Respirasi Aerob dan Anaerob

From Wiki Berbudi

Respirasi sel dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob, bergantung pada ketersediaan oksigen di lingkungan sel. Perbedaan utama antara keduanya adalah tahap akhir pemecahan glukosa dan jumlah ATP yang dihasilkan.

Respirasi Aerob

Pada respirasi aerob, oksigen digunakan sebagai akseptor elektron terakhir dalam rantai transport elektron. Proses ini menghasilkan ATP dalam jumlah besar, serta menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai sisa metabolisme.

Respirasi Anaerob

Respirasi anaerob terjadi ketika oksigen tidak tersedia. Dalam proses ini, glukosa hanya dipecah secara parsial, menghasilkan senyawa seperti asam laktat atau etanol dan ATP dalam jumlah lebih sedikit.

Kelebihan dan Kekurangan

Respirasi aerob lebih efisien dalam menghasilkan energi dibandingkan respirasi anaerob. Namun, respirasi anaerob memungkinkan organisme bertahan dalam kondisi kekurangan oksigen.