Resisten insektisida adalah kemampuan serangga untuk bertahan hidup meski telah terpapar insektisida yang biasanya mematikan atau menghambat pertumbuhan mereka. Kejadian ini menjadi perhatian besar dalam pengendalian vektor penyakit maupun perlindungan tanaman.

Mekanisme Resistensi

Serangga bisa menjadi resisten melalui berbagai mekanisme, seperti perubahan target insektisida, peningkatan detoksifikasi racun, dan perubahan perilaku. Proses ini umumnya terjadi akibat tekanan seleksi dari penggunaan insektisida secara terus-menerus.

Dampak pada Kesehatan dan Pertanian

Resistensi insektisida berdampak besar pada pengendalian vektor penyakit seperti nyamuk penyebab malaria dan dengue. Dalam pertanian, hal ini menyebabkan kerugian ekonomi akibat gagal panen.

Strategi Pengelolaan

Strategi pengelolaan resisten insektisida meliputi rotasi jenis insektisida, penggunaan insektisida campuran, dan integrasi dengan metode pengendalian non-kimia. Pengelolaan berbasis ekosistem dan edukasi kepada petani juga menjadi bagian penting dalam pencegahan resistensi.