Rehabilitasi Ekosistem Akibat Eutrofikasi
Rehabilitasi ekosistem yang terdampak eutrofikasi menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan perairan. Proses ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan keseimbangan ekosistem yang telah terganggu akibat kelebihan nutrien.
Teknik Rehabilitasi Fisik dan Kimia
Beberapa teknik rehabilitasi yang dapat dilakukan antara lain pengangkatan sedimen yang kaya nutrien di dasar danau, aerasi untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut, serta penggunaan bahan kimia seperti alum untuk mengikat fosfor bebas di air.
Restorasi Vegetasi Riparian
Restorasi vegetasi riparian di sekitar badan air sangat efektif mencegah limpasan nutrien dan menjaga kualitas air. Penanaman pohon dan tumbuhan penutup tanah di sepanjang tepi sungai atau danau dapat membantu menyaring nutrien sebelum masuk ke badan air.
Peran Komunitas dan Kebijakan Pemerintah
Keberhasilan rehabilitasi ekosistem sangat bergantung pada keterlibatan komunitas lokal serta dukungan kebijakan pemerintah. Pelaksanaan program edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan menjadi kunci utama untuk mencegah dan memulihkan dampak eutrofikasi.