Regulasi Pembukaan dan Penutupan Stomata
Stomata pada tumbuhan mampu membuka dan menutup sesuai dengan kondisi lingkungan. Mekanisme regulasi ini sangat penting agar tumbuhan dapat bertahan hidup dalam berbagai situasi, seperti saat ketersediaan air terbatas atau suhu lingkungan meningkat. Pengaturan ini terutama dilakukan oleh sel penjaga stomata.
Faktor Internal dan Eksternal
Pembukaan dan penutupan stomata dipengaruhi oleh beberapa faktor internal seperti kadar asam absisat, hormon yang merespons stres kekeringan, dan kandungan air di dalam sel penjaga. Faktor eksternal meliputi cahaya, suhu, kelembapan, dan konsentrasi karbon dioksida di udara.
Peran Ion dan Air
Pergerakan ion, terutama ion kalium, di dalam dan keluar dari sel penjaga menyebabkan perubahan tekanan osmotik, sehingga air masuk atau keluar dari sel penjaga. Perubahan volume sel penjaga inilah yang menyebabkan stomata membuka atau menutup.
Pentingnya Regulasi
Regulasi stomata sangat penting untuk menghindari kehilangan air berlebihan melalui transpirasi, sekaligus memastikan suplai karbon dioksida yang cukup untuk fotosintesis tetap terjaga.