Lompat ke isi

Question Tags

Dari Wiki Berbudi

Question tags, yang juga dikenal sebagai tag questions atau disjunctive questions, adalah sebuah konstruksi gramatikal yang ditambahkan di akhir sebuah pernyataan untuk mengubahnya menjadi sebuah pertanyaan. Fungsi utamanya adalah untuk meminta konfirmasi, meminta persetujuan, atau untuk mendorong lawan bicara agar memberikan respons. Penggunaan question tags sangat umum dalam percakapan sehari-hari, baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa-bahasa lain yang memiliki konstruksi serupa.

Definisi dan Fungsi

Question tags secara fundamental adalah klausa pertanyaan pendek yang disematkan di akhir klausa deklaratif. Klausa deklaratif ini biasanya merupakan sebuah pernyataan yang diyakini oleh penutur. Question tag kemudian berfungsi untuk memverifikasi kebenaran pernyataan tersebut atau untuk mencari konfirmasi dari pendengar. Misalnya, dalam kalimat "It's a beautiful day, isn't it?", "isn't it?" adalah question tag yang meminta konfirmasi bahwa hari ini memang indah.

Struktur Dasar Question Tags

Struktur dasar question tag sangat bergantung pada bentuk klausa deklaratif yang mendahuluinya. Secara umum, question tag terdiri dari sebuah kata kerja bantu atau kata kerja modal, diikuti oleh kata ganti yang sesuai dengan subjek dari klausa deklaratif. Perlu dicatat bahwa ada pola yang konsisten dalam pembentukan question tags, yang membuatnya dapat diprediksi setelah dipelajari.

Pola Umum Pembentukan Question Tags

Salah satu aturan paling mendasar adalah bahwa jika pernyataan utama bersifat positif, question tag-nya akan bersifat negatif, dan sebaliknya. Misalnya, "You are a student, aren't you?" (pernyataan positif, tag negatif). Sebaliknya, "You aren't a teacher, are you?" (pernyataan negatif, tag positif). Kata kerja bantu atau modal dalam tag question harus sesuai dengan kata kerja dalam pernyataan utama. Jika tidak ada kata kerja bantu atau modal dalam pernyataan utama (misalnya, menggunakan simple present atau simple past tense tanpa 'be' atau modal), maka kata kerja bantu 'do' (dalam bentuk 'do', 'does', atau 'did') akan digunakan.

Question Tags dengan Kata Kerja Bantu dan Modal

Ketika pernyataan utama menggunakan kata kerja bantu seperti 'be' (am, is, are, was, were) atau kata kerja modal seperti 'can', 'could', 'will', 'would', 'shall', 'should', 'may', 'might', 'must', question tag akan menggunakan bentuk yang sama dari kata kerja bantu atau modal tersebut. Contoh:

  • "She is happy, isn't she?"
  • "They can swim, can't they?"
  • "He will come, won't he?"

Question Tags dengan Simple Present dan Simple Past Tense

Untuk pernyataan yang menggunakan simple present tense (kecuali dengan kata kerja 'to be'), question tag akan menggunakan 'do' atau 'does' (tergantung subjek) dalam bentuk negatifnya jika pernyataan positif, atau dalam bentuk positifnya jika pernyataan negatif. Untuk simple past tense, 'did' akan digunakan. Contoh:

  • "You like pizza, don't you?"
  • "He speaks English, doesn't he?"
  • "They went home, didn't they?"

Pengecualian dan Kasus Khusus

Meskipun ada pola yang jelas, terdapat beberapa pengecualian dan kasus khusus dalam pembentukan question tags. Salah satu yang paling menonjol adalah dengan subjek 'I'. Ketika pernyataan utama adalah "I am...", question tag-nya adalah "aren't I?". Contoh: "I am right, aren't I?". Pengecualian lain terjadi pada pernyataan yang menggunakan kata kerja 'have' sebagai kata kerja utama, di mana 'have' atau 'do' bisa digunakan dalam question tag, tergantung pada variasi bahasa (misalnya, British English vs. American English).

Question Tags dengan Imperatif

Kalimat imperatif, yang merupakan perintah atau permintaan, juga dapat menggunakan question tags. Dalam kasus ini, question tag yang paling umum digunakan adalah "will you?". Contoh: "Close the door, will you?". Tag ini cenderung lebih sopan daripada sekadar memberikan perintah.

Question Tags dengan Kata Keterangan Negatif

Jika pernyataan utama sudah mengandung kata keterangan yang bersifat negatif (seperti 'never', 'hardly', 'scarcely', 'seldom', 'rarely'), maka question tag-nya akan bersifat positif, meskipun pernyataan itu sendiri secara semantik negatif. Contoh: "He never complains, does he?".

Perbedaan Intonasi dan Makna

Intonasi question tags memainkan peran penting dalam menentukan makna. Jika intonasi naik, question tag tersebut menunjukkan ketidakpastian dan benar-benar mencari informasi. Jika intonasi turun, question tag tersebut lebih merupakan permintaan konfirmasi atau persetujuan atas sesuatu yang sudah diyakini oleh penutur.

Penggunaan dalam Berbagai Bahasa

Konsep question tags tidak eksklusif untuk bahasa Inggris. Banyak bahasa lain memiliki konstruksi serupa yang berfungsi untuk tujuan yang sama. Misalnya, dalam bahasa Indonesia, kita bisa menggunakan frasa seperti "ya kan?", "bukan?", atau "betul?" di akhir pernyataan. Fenomena ini menunjukkan adanya kebutuhan universal dalam komunikasi manusia untuk memverifikasi dan mencari kesepakatan.

Implikasi Pedagogis

Bagi pembelajar bahasa asing, question tags bisa menjadi salah satu aspek yang menantang untuk dikuasai karena kompleksitas aturannya dan pentingnya intonasi. Pemahaman yang baik tentang struktur dan penggunaan question tags sangat penting untuk meningkatkan kelancaran dan keakuratan berbahasa, serta untuk memahami nuansa percakapan yang lebih dalam.