Perencanaan proyek mikrohidro memerlukan studi kelayakan yang detail agar sistem yang dibangun dapat beroperasi secara optimal. Proses ini melibatkan kajian teknis, lingkungan, dan ekonomi demi memastikan keberlanjutan proyek.

Survei Lokasi dan Sumber Air

Langkah awal adalah melakukan survei lokasi untuk mengetahui potensi debit dan ketinggian air (head) di sungai atau saluran irigasi. Data ini menjadi dasar dalam menentukan kapasitas pembangkit yang akan dibangun.

Studi Kelayakan Teknis dan Lingkungan

Studi kelayakan teknis mencakup analisis desain sistem, pemilihan komponen, dan estimasi biaya. Sedangkan studi lingkungan penting untuk memastikan proyek tidak merusak ekosistem setempat.

Pelibatan Masyarakat

Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting pada tahap perencanaan agar proyek mendapat dukungan dan manfaatnya dapat dirasakan bersama.