Jejunum merupakan lokasi utama penyerapan sari makanan setelah proses pencernaan awal di duodenum. Nutrisi yang telah dipecah menjadi bentuk sederhana akan diserap oleh dinding jejunum dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah. Efisiensi penyerapan jejunum sangat penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup manusia.

Mekanisme Penyerapan

Penyerapan di jejunum melibatkan dua mekanisme utama, yaitu difusi dan transport aktif. Melalui mikrovili, nutrisi seperti glukosa, asam amino, dan asam lemak diangkut ke dalam sel epitel usus. Proses ini sangat tergantung pada gradien konsentrasi dan kerja pompa ion natrium.

Penyerapan Vitamin dan Mineral

Selain makronutrien, jejunum juga berperan dalam penyerapan vitamin larut air seperti vitamin B dan C, serta mineral penting seperti zat besi dan kalsium. Absorpsi vitamin dan mineral ini sangat krusial untuk proses metabolisme dan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Gangguan Penyerapan

Gangguan pada jejunum, seperti akibat penyakit Celiac, dapat menyebabkan malabsorpsi yang berujung pada kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, kesehatan jejunum sangat penting untuk memastikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat terserap dengan baik.