Jump to content

Proses Pelaksanaan Black Box Testing

From Wiki Berbudi

Black Box Testing adalah proses yang sistematis dan terstruktur dalam pengujian perangkat lunak untuk memastikan fungsionalitas aplikasi berjalan sesuai dengan spesifikasi. Pengujian dilakukan tanpa pengetahuan tentang kode sumber aplikasi, sehingga fokus pada input dan output sistem.

Langkah-langkah Pelaksanaan

Proses black box testing dimulai dengan memahami spesifikasi dan kebutuhan perangkat lunak. Selanjutnya, penguji menentukan skenario pengujian berdasarkan fungsi-fungsi utama aplikasi. Setelah itu, penguji memberikan input tertentu dan mencatat output yang dihasilkan.

Evaluasi Hasil Pengujian

Setiap hasil output dibandingkan dengan hasil yang diharapkan untuk mendeteksi adanya perbedaan atau bug. Jika ditemukan perbedaan, maka dilakukan pelaporan bug ke tim pengembang untuk perbaikan. Seluruh proses ini didokumentasikan dalam laporan pengujian.

Integrasi dengan Siklus Pengembangan Perangkat Lunak

Black box testing biasanya diterapkan pada tahap testing dalam software development life cycle (SDLC). Pengujian ini penting untuk memastikan bahwa aplikasi siap digunakan oleh pengguna akhir dan memenuhi semua persyaratan fungsional.