Jump to content

Prinsip Observasi dalam Teori Kognitif Sosial

From Wiki Berbudi

Observasi atau belajar dengan memperhatikan perilaku orang lain merupakan inti dari Teori Belajar Kognitif Sosial yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Melalui observasi, individu dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru tanpa harus mengalami proses belajar secara langsung. Observasi memainkan peran penting dalam perkembangan sosial dan pembentukan perilaku individu.

Proses Observasi

Menurut Bandura, proses observasi melibatkan empat tahapan utama, yaitu atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi. Tahapan-tahapan ini harus dilalui agar seseorang dapat meniru perilaku yang diamati secara efektif.

Faktor yang Mempengaruhi Observasi

Ada beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan belajar melalui observasi, seperti daya tarik model, status sosial model, dan konsekuensi yang diterima model. Jika model dianggap memiliki otoritas atau status tinggi, individu cenderung lebih termotivasi untuk meniru perilaku tersebut.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, observasi banyak terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, dan media massa. Misalnya, anak-anak sering meniru perilaku orang tua atau guru mereka. Bahkan, media seperti televisi dan internet juga menjadi sumber perilaku yang dapat diamati dan ditiru oleh individu.