Prinsip Kerja Propulsi Roket
Propulsi roket adalah mekanisme yang memungkinkan sebuah roket untuk bergerak dengan menghasilkan dorongan melalui pengeluaran massa dalam bentuk gas berkecepatan tinggi. Prinsip utama propulsi ini didasarkan pada hukum ketiga Newton, yaitu untuk setiap aksi terdapat reaksi yang setara dan berlawanan. Dengan demikian, ketika roket mengeluarkan gas ke belakang, roket terdorong ke depan.
Hukum Ketiga Newton dalam Propulsi Roket
Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa setiap aksi akan menghasilkan reaksi yang seimbang dan berlawanan. Dalam konteks roket, aksi berupa pelepasan gas pembakaran ke belakang menghasilkan reaksi berupa dorongan ke depan. Prinsip ini merupakan dasar dari seluruh sistem propulsi roket, baik yang menggunakan bahan bakar cair maupun padat.
Jenis Massa yang Digunakan
Pada umumnya, massa yang dikeluarkan oleh roket berupa hasil pembakaran bahan bakar roket dan oksidator dalam ruang bakar. Massa inilah yang memberikan momentum reaksi sehingga roket dapat bergerak. Pilihan jenis massa dan kecepatan keluarannya sangat mempengaruhi efisiensi dan daya dorong roket.
Efisiensi dan Tantangan Teknik
Efisiensi propulsi roket diukur melalui parameter seperti impuls spesifik. Tantangan teknik dalam propulsi roket meliputi pengelolaan panas, tekanan tinggi, dan stabilitas selama pembakaran. Inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sistem propulsi sekaligus mengatasi masalah-masalah teknik tersebut.