Potensi Oleifera sebagai Bahan Baku Biodiesel
Oleifera, khususnya Moringa oleifera, kini mendapat perhatian sebagai sumber bahan baku untuk biodiesel. Kandungan minyak yang tinggi dalam bijinya membuat tanaman ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai energi terbarukan. Hal ini sangat penting dalam rangka mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Kandungan Minyak Biji Oleifera
Biji kelor mengandung sekitar 30-40% minyak yang dapat diekstraksi dan diolah menjadi biodiesel. Proses transesterifikasi mengubah minyak nabati menjadi energi yang dapat digunakan mesin diesel.
Keberlanjutan dan Ramah Lingkungan
Budidaya oleifera untuk biodiesel dinilai lebih berkelanjutan karena tanaman ini tumbuh di lahan marginal dan tidak bersaing dengan tanaman pangan utama seperti padi atau jagung.
Prospek Pengembangan di Masa Depan
Dengan permintaan energi hijau yang meningkat, pengembangan biodiesel dari oleifera diperkirakan akan terus berkembang. Diperlukan dukungan riset dan kebijakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan pemanfaatannya.