Jump to content

Perkembangan Motorik Balita

From Wiki Berbudi

Perkembangan motorik balita adalah proses di mana anak belajar mengendalikan gerakan tubuhnya. Perkembangan ini meliputi motorik kasar seperti berjalan, berlari, dan melompat, serta motorik halus seperti memegang benda kecil dan menggambar.

Motorik Kasar

Motorik kasar berkaitan dengan aktivitas fisik yang melibatkan otot-otot besar, seperti berjalan, berlari, dan melompat. Biasanya, balita mulai berjalan pada usia 12-18 bulan, dan kemampuan ini berkembang menjadi aktivitas fisik yang lebih kompleks.

Motorik Halus

Motorik halus melibatkan otot-otot kecil pada tangan dan jari. Balita belajar memegang sendok, menggambar, atau menyusun balok. Latihan dan stimulasi sangat penting untuk mengembangkan kemampuan ini, seperti melalui aktivitas bermain dan menggambar.

Stimulasi dan Peran Orang Tua

Stimulasi yang tepat sangat penting untuk perkembangan motorik balita. Orang tua dapat memberikan mainan edukatif dan mengajak anak melakukan aktivitas yang merangsang kedua jenis motorik. Konsultasi dengan dokter anak dianjurkan jika ditemukan keterlambatan perkembangan.