Perikardium dalam Sistem Kardiovaskular
Perikardium memegang peranan penting dalam sistem kardiovaskular, tidak hanya sebagai pelindung jantung, tetapi juga dalam mendukung fungsi fisiologis organ tersebut. Perikardium membantu menjaga stabilitas posisi jantung dan menyesuaikan tekanan di sekitar organ ini.
Hubungan dengan Jantung
Perikardium membatasi ekspansi berlebihan jantung saat volume darah meningkat dan mencegah pergeseran posisi jantung akibat perubahan postur tubuh. Dengan demikian, perikardium berperan dalam mempertahankan efisiensi pompa jantung.
Interaksi dengan Pembuluh Darah Besar
Perikardium juga terhubung dengan aorta, vena kava, dan pembuluh darah besar lainnya yang masuk dan keluar dari jantung. Hubungan ini membantu memastikan pembuluh darah besar tetap pada posisinya.
Peran dalam Homeostasis Jantung
Selain fungsi mekanis, perikardium juga berperan dalam homeostasis cairan dan tekanan di sekitar jantung, sehingga mendukung kelancaran fungsi sistem kardiovaskular secara keseluruhan.