Percobaan Klasik Mendel pada Tanaman Kacang Polong
Percobaan Gregor Mendel pada tanaman kacang polong merupakan tonggak awal perkembangan genetika modern. Melalui serangkaian eksperimen, Mendel berhasil merumuskan dua hukum utama tentang pewarisan sifat, yang dikenal sebagai hukum Mendel. Percobaannya menjadi contoh klasik dalam studi genetika di seluruh dunia.
Objek Penelitian: Tanaman Kacang Polong
Mendel memilih Pisum sativum sebagai objek penelitian karena memiliki banyak variasi sifat yang mudah diamati, seperti warna bunga, bentuk biji, dan tinggi batang. Selain itu, tanaman ini mudah dibudidayakan dan dapat dikontrol proses penyerbukannya.
Metode Eksperimen
Mendel melakukan persilangan terkontrol antara tanaman dengan sifat berbeda dan mencatat hasilnya pada beberapa generasi. Ia mengamati pola kemunculan sifat pada generasi F1 dan F2, lalu merumuskan hukum segregasi dan hukum asortasi bebas.
Pengaruh Percobaan Mendel
Hasil percobaan Mendel menjadi dasar bagi pengembangan ilmu genetika dan membantu menjelaskan berbagai fenomena pewarisan sifat yang sebelumnya belum dapat dimengerti dengan baik.