Perbedaan Simpatik dan Parasimpatik
Sistem saraf simpatik dan parasimpatik merupakan dua komponen utama dari sistem saraf otonom yang memiliki fungsi berbeda dalam pengaturan aktivitas organ tubuh. Kedua sistem ini bekerja secara antagonis untuk menjaga keseimbangan fisiologis tubuh manusia.
Fungsi Simpatik
Sistem saraf simpatik bertanggung jawab atas respons tubuh terhadap stres, seperti peningkatan denyut jantung, pelebaran pupil, dan penghambatan proses pencernaan. Sistem ini mempersiapkan tubuh untuk menghadapi situasi darurat atau ancaman lingkungan.
Fungsi Parasimpatik
Sebaliknya, sistem saraf parasimpatik berperan dalam memulihkan tubuh ke keadaan normal setelah stres, memperlambat denyut jantung, serta merangsang aktivitas pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Pentingnya Keseimbangan
Keseimbangan antara aktivitas simpatik dan parasimpatik sangat penting untuk kesehatan. Gangguan pada salah satu sistem ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan tidur, tekanan darah tinggi, dan gangguan pencernaan.